Padang, Singgalang
Meski sudah berakhir sejak 15 Desember lalu, namun hingga kini bonus untuk atlet peraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) lalu belum juga menampakkan titik terang. Sebab dalam APBD Padang 2011, bonus itu hanya dianggarkan sebesar Rp400 juta. Padahal kebutuhan jika mengacu dari hasil perolehan medali dan janji Walikota, diperkirakan harus disediakan dana minimal Rp2,5 miliar untuk bonus itu.
“APBD memang telah menganggarkan pemberian bonus, tapi hanya Rp400 juta. Dana itu masuk dalam hibah Pemko untuk Koni Padang,” ujar anggota DPRD Padang Fraksi Golkar/PDIP Albert Indra Lukman, kemarin.
Ia menyatakan Alokasi anggaran tersebut, katanya, memang sudah melalui kesepakatan bersama antara Pemko dan DPRD saat pembahasan APBD beberapa waktu lalu. Kecilnya dana yang disekapati, kata Albert, karena Pemko sendiri tidak memberikan target yang jelas terkait prestasi yang akan diraih.
Kota Padang pada Porprov kemaren meraih 297 medali, terdiri dari 147 medali emas, 59 perak dan 91 perunggu. Sedangkan, Wali Kota Padang Fauzi Bahar menjanjikan pemberian bonus untuk Rp10 juta untuk peraih medali emas, Rp4 juta untuk medali perak dan Rp2,5 juta untuk perunggu.
PERTUMBUHAN olahraga beladiri baru kian marak di Kota Padang. Sejak Agustus tahun lalu, di Padang sudah mulai beroperasi sekolah ilmu beladiri Aikido yang dikembangkan Sekolah Takiotoshi Nagare Aikido Jakarta. Aikido merupakan ilmu beladiri yang diciptakan oleh seorang ahli beladiri Morihei Ueshiba dari Jepang.



“KAMI juga warga negara Indonesia, dan sebagai warga negara kami punya hak politik. Punya hak untuk memilih dan dipilih.”











Mereka Bicara