Pilkada Padang, Golkar Pilih Netral

10 10 2008

DPD II Partai Golkar Kota Padang akhirnya menentukan sikap setelah gagal mengusung jagonya di pemilihan walikota dan wakil walikota Padang. Sikap yang diambil partai pohon beringin itu adalah tidak mendukung salah satu dari lima pasangan calon walikota/wakil walikota yang telah ditetapkan KPU Kota Padang.

“Sikap itu kita ambil setelah berkoordinasi dengan DPD I Partai Golkar Provinsi Sumbar yang menyerahkan keputusan kepada DPD Kota Padang. Akhirnya setelah rapat pengurus dan rapat pleno, maka secara struktur organisasi baik vertikal maupun horizontal, Partai Golkar tidak memberi dukungan kepada salah satu pasangan calon, baik yang diusung partai politik maupun perseorangan,” kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang, Z. Panji Alam, SH, Minggu (28/9) di kantor DPD Partai Golkar Kota Padang.

Baca entri selengkapnya »





Potret Kemiskinan Bangsaku

17 09 2008

Rp30 Ribu, Dibayar Nyawa

MEMIRISKAN…Hanya itu kata yang mampu kuucapkan tatkala melihat layar televisi yang menampilkan berita tragedi pembagian zakat di Pasuruan, jawa Timur. Senin kemarin (15/09) mereka harus berdesak-desakan. Merangsek ke depan hingga saling dorong pun harus mereka lakukan. Jumlah mereka mencapai angka 5 ribuan orang. Demi keberuntungan, sejumlah besar di antara mereka harus meninggalkan rumah menuju lokasi sejak setelah subuh. Sebagian lagi rela antre di lokasi sejak pukul 4 dini hari.

Maksud baik hartawan H. Syaikon justru berbuah petaka. Di rumah pengusaha itu, di kawasan RT III, RW IV, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Pasuruan, ribuan orang berkerumun berebut zakat. Kalau semula diperuntukkan sebagai berkah agama di bulan Ramadhan, zakat dalam pendistribusiannya akhirnya menjadi petaka.

Baca entri selengkapnya »





Dukungan Golkar Masih Misteri

12 09 2008

Panji : Itu Wewenang DPD Golkar Padang

PASCA kegagalan mengusung calon ke Pilkada Kota Padang, DPD II Partai Golkar Kota Padang masih belum menentukan kemana dukungan akan diarahkan, meskipun sebelumnya DPD I Partai Golkar Provinsi Sumbar sudah menyatakan arah dukungannya.

Sebab menurut Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang Z. Panji Alam, untuk menentukan calon mana yang akan didukung, maka ia harus mengadakan rapat pengurus terlebih dahulu.

“Untuk mendukung seorang calon merupakan keputusan kolektif pengurus partai. Saya tidak bisa memutuskan sendiri, karena partai ini bukan milik saya, tapi milik bersama. Kebetulan saja saya yang dituakan. Makanya akan saya rapatkan dulu, baru bisa tahu kemana suara Golkar Padang diarahkan,” papar Panji Alam, kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (11/9).

Baca entri selengkapnya »





Demokrat Komit Suara Terbanyak

9 09 2008
Pengurus Partai Demokrat

Pengurus Partai Demokrat

PARTAI Demokrat komit menggunakan suara terbanyak pada Pemilu 2009 mendatang. Jadi nomor urut bukan jaminan seorang calon anggota legislatif (Caleg) untuk lolos ke lembaga legislatif.

“Nomor urut bagi Partai Demokrat hanya sebuah penghargaan kepada pengurus yang telah bekerja siang malam. Tapi nomor urut bukan jaminan untuk ‘duduk’ di DPRD,” ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumatra Barat Ir. Yulteknil, MM didampingi Ketua Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Ir. H. M. Nurnas dan Bendahara Syahrel (Acin) kepada wartawan Selasa (9/9) di sekretariat DPD Partai Demokrat Sumbar Jl. Bandar Damar Padang.

Baca entri selengkapnya »





Sudah Mati Digusur Pula

28 08 2008

Makam Dihapus, Kebijakan Tak Manusiawi

Kemana Dia? Sudah Digusurkah?

Kemana Dia? Sudah Digusurkah?

SUDAH meninggal, terancam di gusur pula. Kebijakan yang diapungkan Kepala UPTD TPU Tunggul Hitam itu menuai kritikan dari anggota DPRD Kota Padang. Meskipun itu berpijak pada Perda No 7 Tahun 2002 tentang retribusi makam, tapi keputusan itu dinilai sangat tidak manusiawi.

“Memang dalam Perda No. 7 tahun 2002 disebutkan ahli waris harus membayar Rp 40 ribu untuk lokasi A dan Rp 28 ribu untuk lokasi B. Bagi penghuni baru, retribusi dipungut Rp 96 ribu untuk lokasi A dan Rp 80 ribu untuk lokasi B, termasuk upah galinya, namun untuk menghapus atau menggusur makam itu sangat tidak manusiawi,” tandas Ketua Komisi D DPRD Kota Padang Syahboeddin, BSW, Rabu (27/8) di DPRD Kota Padang.

Baca entri selengkapnya »





Distribusi BLT Keliru

14 08 2008

Data Tak Akurat

Harusnya Dapat, Tapi Tak Dapat

Menerimakah mereka dana BLT itu?

Menerimakah mereka dana BLT itu?

PENDISTRIBUSIAN bantuan langsung tunai (BLT) beberapa waktu lalu ternyata terdapat berbagai kekeliruan. Yang seharusnya dapat, tahunya tak dapat. Salah satu lembaga yang menemukan berbagai kekeliruan itu adalah Sumbar Intelektual Society (SIS) yang langsung melaporkan ke Komisi D DPRD Kota Padang, Rabu (13/8) kemarin.

SIS yang dipimpin Direktur Eksekutif-nya Irwan Suwandi diterima Ketua Komisi D Syahboeddin, BSW dan Aljufri, SPd. Dalam laporannya, Irwan menyebutkan banyak terjadi kesalahan dalam pembagian dana yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin itu.
Kesimpulan itu diambil SIS setelah lembaga itu melakukan survei di dua kelurahan di Kota Padang.

Baca entri selengkapnya »





Kemiskinan Nyaris Makan Korban

13 08 2008

Siswi SMA Coba Bunuh Diri

Tri Bersama IbunyaHIDUP dalam keadaan miskin memang serba susah. Akibat miskin yang mendera keluarganya itulah, Triwardani, 18, tak mampu membayar uang sekolah yang sudah tertunggak hampir setahun. Sedih bercampur malu, ia pun nekat bunuh diri dengan menenggak 10 butir obat sakit kepala. Tuhan melindunginya, jiwanya berhasil diselamatkan.

Anak ketiga dari sembilan bersaudara itu kini dirawat di RSUD Kota Padang di Sungai Sapih, sejak Jumat pekan lalu. Hingga Selasa (12/8) kondisinya semakin membaik.

Tindakan nekad Tri –panggilan Triwardani– itu berawal dari tertunggaknya uang SPP di SMA 12 Padang sejak ia duduk di kelas dua di sekolah itu. “Sejak naik kelas dua, uang SPP tertunggak. Saat naik kelas tiga bulan lalu, saya tidak bisa mengambil rapor,” ujarnya terbata-bata.

Baca entri selengkapnya »





Penemu Listrik yang Jalan Sendiri

13 08 2008
Zamrisyaf, Sang Penemu

Zamrisyaf, Sang Penemu

BAGAIKAN berjalan sendiri di keramaian kota. Di tengah teriknya matahari, jalan itu harus ditempuh. Kalau lapar dan dahaga mendera, ia harus beli nasi dan minuman sendiri. Tak ada orang yang peduli.

Agaknya, begitulah yang dirasakan Zamrisyaf, sang penemu Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Sistem Bandulan (PLTGL-SB). Bertahun-tahun penelitian dan ujicoba dilakukannya, namun tak ‘disapa’ oleh pihak-pihak berkompeten. Jangankan temuannya dipakai atau diaplikasikan, dibawa berdebat saja untuk mempertahankan temuannya tak pernah. Padahal, di negeri ini bejibun banyaknya sarjana dan peneliti. Entah mereka sibuk di balik meja tugas atau karena memang Zamrisyaf yang memang bukan seorang profesor dan lain sebagainya. Entahlah!

Yang pasti, apa yang telah ditemukannya setidaknya mendapat pengakuan dari pemerintah pusat. Temuannya telah dipatenkan! Bahkan, ia telah menerima penghargaan sebagai seratus tokoh inovator di Indonesia yang diterimanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Baca entri selengkapnya »





Pilkada Padang Bakal Seru

13 08 2008

Semua Calon Bidik Fauzi – Mahyeldi

Fauzi-Mahyeldi Berkereta Kencana

Fauzi-Mahyeldi Berkereta Kencana

PILKADA Padang mulai memasuki masa semarak. Semua kubu menganggap pasangan Fauzi-Mahyeldi sebagai lawan berat. Kejutan pun terjadi, Partai Golkar bergabung dengan Koalisi Padang Sakato mendukung pasangan Harmensyah-Dikky Syarfin. Koalisi Padang Sakato terdiri dari 17 partai kecil. Dengan koalisi ini dalam hitung-hitungan di atas kertas kekuatannya menjadi 35,4 persen.

Kendati demikian banyak pihak menyebut, jika tak punya strategi yang jitu, calon walikota/wakil walikota Padang akan terhenyak. Lantas siapa yang akan menang dalam pilkada Padang kali ini? Tidak satu pun pihak yang berani menyampaikan prediksinya, karena kemenangan harus dibangun dari awal.

Baca entri selengkapnya »





Prosesi Perpisahan Pimpinan Kota Padang

9 08 2008

PERINGATAN hari jadi Kota Padang yang genap berusia 339 tahun terasa berbeda. Puncak peringatan ulang tahunnya itu ditandai dengan pelaksanaan rapat paripurna istimewa DPRD Kota Padang, Kamis (7/8) di gedung Bagindo Azis Chan, Padang terasa bagai prosesi perpisahan dua pimpinan kota.

Betapa tidak, peringatan ulang tahun ke 339 Kota Padang ini merupakan kali terakhir pasangan Fauzi Bahar dan Yusman Kasim bersama memperingati ulang tahun kota sebagai duet pimpinan kota. Mereka bakal mengakhiri jabatannya saat mendaftar ke KPU Kota Padang untuk maju kembali pada pemilihan kepala daerah yang digelar Oktober mendatang sesuai dengan UU No. 12 tahun 2008 yang masih dipedomani KPU Padang sebelum ada petunjuk dari Mendagri dan KPU Pusat. Baca entri selengkapnya »





Sumbar Mulai Tak Aman

7 08 2008

Polri Butuh Partisipasi Masyarakat

KAPOLDA BERSAMA DUA PEMRED

KAPOLDA BERSAMA DUA PEMRED

SUMATRA BARAT yang dulunya terkenal sebagai daerah yang cukup kondusif, namun kini mulai bergeser. Buktinya, telah terjadi berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dibanding periode Januari – Juni tahun 2007 dengan periode yang sama tahun 2008 cenderung meningkat. Karena itu polisi minta masyarakat luas untuk bahu-membahu menjaga kenyamanan dan ketentram daerah ini.

“Tahun 2007, Januari-Juni tercatat 4.910 kasus gangguan kamtibmas, sementara tahun ini dalam periode yang sama, terjadi 5.486 kasus, kalau masyarakat berperan luas, niscaya berbagai kasus bisa dieliminir,” ujar Kapolda Sumbar Brigjen Pol. Ino Suripno saat bersilaturahmi dengan pemimpin redaksi media cetak dan elektronik, Rabu (6/8) malam di Hotel Bumiminang, Padang.

Baca entri selengkapnya »





Kebersamaan yang Tinggal Sesaat

5 08 2008
FAUZI PAMIT

FAUZI PAMIT

YUSMAN PAMIT

YUSMAN PAMIT

PASANGAN Fauzi Bahar – Yusman Kasim tinggal menghitung hari sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padang. Keduanya terlihat kompak saat menyampaikan LKPj akhir masa jabatan di depan paripurna DPRD Padang, Senin (4/8). Sementara anggota dewan hanya beberapa orang saja. Bahkan saat Fauzi Bahar membacakan LKPj, yang tinggal hanya Fraksi PKS dan Fraksi PAN saja.

Baca entri selengkapnya »





FAUZI-MAHYELDI : Ini Jalan Allah

4 08 2008
DEKLARASI FAUZI-MAHYELDI

DEKLARASI FAUZI-MAHYELDI

”SAYA berpasangan dengan sahabat saya Mahyeldi Ansharullah bukan kebetulan. Ini jalan Allah. Saya ibarat Umar Bin Khatab yang baru masuk Islam. Meski ilmu saya rendah, tapi Saya punya keberanian. Sedangkan sahabat saya Mahyeldi Ansharullah berhati sejuk bagaikan Usman Bin Affan. Beliau punya ilmu yang tinggi dan memiliki jiwa lapang dada. Sekali lagi ini bukan kebetulan,” kata Fauzi Bahar saat deklarasi pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota Padang periode 2008-2013, Fauzi Bahar-Mahyeldi Ansharullah yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Bumiminang.

Sekitar seribu limaratusan kader kedua partai, dan para simpatisan menyaksikan langsung penandatanganan nota kesepakatan PAN-PKS untuk memenangkan pasangan ini. Dari PAN hadir Ketua DPW PAN Sumbar Asli Chaidir beserta jajaran pengurus DPW PAN, pengurus DPP PAN Patrialis Akbar, beserta jajaran pengurus DPD, DPC, sampai DPRt. Dari PKS hadir Ketua DPW PKS Sumbar Trinda Farhan S beserta jajaran pengurus DPW PKS Sumbar.

Baca entri selengkapnya »





Koalisi Padang Sakato Ambil Formulir

2 08 2008

KETUA Koalisi Padang Sakato, Nofrizal, SH secara resmi mengambil formulir untuk pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Padang, Sabtu (2/8) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang.

Koalisi Padang Sakato ini dibangun oleh 17 partai. 16 partai merupakan partai non parlemen peserta Pemilu 2004 lalu. Sementara satu partai yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mempunyai dua kursi di DPRD Kota Padang.

“Sesuai konstitusi, bagi partai yang tidak mempunyai 15 persen kursi parlemen, bisa mengagabungkan suara sah minimal 15 persen pula. Makanya, kami 17 partai, yang terdiri dari partai non parlemen ditambah PKPI yang punya dua kursi di DPRD Kota Padang sepakat menggalang koalisi yang dinamai Koalisi Padang Sakato. Dan hari ini, kami ambil formulir,” ujar Nofrizal.

Baca entri selengkapnya »





Yusman Terancam Ditinggal Golkar

2 08 2008

KETUA Tim Pilkada Partai Golkar Kota Padang Afrizal bertegas-tegas tentang calon yang akan mendampingi Yusman Kasim untuk maju dalam pemilihan walikota dan wakil walikota Padang Oktober mendatang.

Ia menyatakan, jika Yusman Kasim tidak mau berdampingan dengan Z.Panji Alam maka Partai Golkar membuka pintu lebar-lebar bagi wakil walikota itu untuk meninggalkan Partai Golkar.

“Kita bertegas-tegas soal siapa pendamping Yusman Kasim. Dalam rapat internal DPD Partai Golkar Kota Padang kita sudah memutuskan Z. Panji Alam sebaagi wakil walikota. Kalau Yusman tidak mau berdampingan dengan Panji, kita silahkan ia meninggalkan Golkar,” ujar Afrizal ketika dimintai komentarnya soal keinginan Yusman Kasim yang lebih mamu berdampingan dengan Yul Akhyari Sastra ketimbang Panji Alam.

Ia mengatakan, sebagai tuan rumah, mereka tidak mau didikte oleh tamu. Afrizal mengistilahkan Yusman sebagai tamu karena ia bukan merupakan kader partai pohon beringin itu.

“Masa kita yang punya rumah mau pula diatur oleh tamu. Kita lah yang punya hak untuk menentukan siapa pendampingnya. Kalau tidak mau silahkan saja. Kita juga sudah siap dengan alternatif lain,” jelasnya.

Baca entri selengkapnya »