Class Action PLN

29 07 2008

MENYIKAPI pemadaman listrik yang makin menjadi-jadi, anggota DPRD Kota Padang angkat bicara. Adalah Drs. Faizal, anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD), meminta Yayasan Lembga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk dapat melakukan class action kepada PLN.

“Dua lembaga itu dapat mewakili konsumen untuk melakukan gugatan class action kepada PLN karena dengan pemadaman yang makin tak menentu seperti saat ini, sangat merugikan kita sebagai konsumen,” kata Faizal di DPRD Kota Padang, Senin (7/7) kemarin.

Dikatakan, dengan pemadaman yang ibarat makan obat sampai tiga kali sehari itu, banyak sendi kehidupan yang terganggu. “Banyak usaha rumah tangga yang terpaksa berhenti beroperasi gara-gara mati lampu. Ini tentu akan mempengaruhi perekonomian. Belum lagi hal-hal lainnya, termasuk penerimaan siswa baru (PSB) sistem online,” ulasnya.

Ditambah lagi dengan tidak menentunya jadwal mati lampu itu, selain akan meningkatkan beban rekening pelanggan, juga akan membuat alat-alat elektronik cepat rusak. “Meskipun pihak PLN pernah membantah mati lampu tidak berpengaruh kepada alat elektronik, tapi kenyataannya, memang akibat sering-sering lampu mati, alat elektronik cepat rusak. PLN harus bertanggungjawab soal ini,” tandasnya.

Dikatakan, memang PLN sudah mengumumkan melalui media massa tentang jadwal pemadaman, namun kenyataan di lapangan tidak sesuai dengan apa yang diumumkan. “Artinya, pengumuman itu tidak bisa pula dipedomani oleh masyarakat untuk bersiap-siap,” terangnya.

Disamping meminta LBH dan YLKI melakukan class action, anggota Komisi C DPRD Padang ini juga meminta kepada aparat keamanan untuk lebih meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, katanya, dengan seringnya mati lampu, dikhawatirkan tingkat kriminal dan resiko kebakaran akan meningkat.

“Mulai dari polisi, satpol PP, pemadam kebakaran, agar lebih meningkatkan kewaspadaan, agar saat lampu mati tingkat kriminal dan resiko kebakaran tidak meningkat. Selain itu, pihak kelurahan hingga RT untuk dapat kembali mengaktifkan Siskamling untuk berjaga-jaga di komplek masing-masing guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan,” ujar Faizal mengakhiri.***


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: