Perempuan Jangan di ‘Nomor Sepatu’

29 07 2008

KAUM perempuan pada Pemilu legislatif 2009 mendatang bakal mendapat porsi yang cukup besar. Pasalnya, sesuai dengan UU Pemilu, setiap partai politik (Parpol) harus memenuhi kuota 30 persen calon anggota legislatif perempuan. Dan KPU harus mengkomodasi UU tersebut.

“Dalam pencalonan pada Pemilu mendatang KPU harus mengingatkan setiap Parpol untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan. Artinya dari tiga calon harus ada seorang perempuan, dan KPU wajib mengingatkan hal itu,” ujar Kepala Divisi Calon Legislatif KPU Kota Padang Yuliwan Rajo Ameh, kemarin di KPU Kota Padang.

Dikatakan, jika suatu partai tidak mampu memenuhi kuota 30 persen perempuan tersebut, maka KPU akan mempertanyakannya dan Parpol harus mampu menjelaskan dan punya alasan kuat untuk itu. “Jika tidak tentu akan ada sanksi dari KPU,” jelasnya.

Disinggung masalah sanksi, Yuliwan menjelaskan, untuk tahap pertama, KPU akan mengekspos di mdia massa tentang parpol yang tidak memenuhi kuota tersebut. “Saya rasa sanksi itu saja sudah cukup berat, karena jelas akan membuat nama parpol tersebut dicap sebagai parpol yang tidak taat UU. Taat UU saja tidak, bagaimana pula saat mereka punya kekuasaan,” tanya Yuliwan lebih lanjut.

Dijelaskan, caleg perempuan dalam daftar nomor urut, berdasarkan UU, harus pula ditempatkan pada nomor kecil. “Jangan mentang-mentang sekedar mengikuti UU, caleg perempuan diletakkan pada ‘nomor sepatu’ atau nomor besar,” ujarnya.

Yuliwan lebih lanjut menjelaskan, KPU mulai menerima pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) untuk DPRD Padang tanggal 14 -19 Agustus mendatang. Sesuai aturan, untuk satu daerah pemilihan (Dapil), parpol bisa mengajukan 120 persen calegnya dari jumlah kursi yang tersedia.

Untuk Kota Padang, dibagi dalam lima Dapil, yakni Dapil I (Padang Barat dan Padang Utara) 7 kursi, Dapil II (Nanggalo dan Koto Tangah) 11 kursi, Dapil III (Kuranji dan Pauh) 10 kursi, Dapil IV (Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan) 9 kursi, dan Dapil V (Bungus Teluk Kabung, Padang Selatan, dan Padang Timur) 8 kursi.

“Jika ke-34 partai politik (parpol) mengajukan caleg, diperkirakan akan ada sekitar 1.836 caleg yang akan bersaing memperebutkan 45 kursi di DPRD Padang,”jelasnya.

Ia juga menyebutkan, jika parpol mengajukan calegnya melebihi 120 persen jumlah kursi, maka secara otomatis, KPU akan mencoret nomor urut terakhir sampai memenuhi 120 persen itu.

Untuk tahapan verifikasi caleg akan dimulai tanggal 15 Agustus hingga 7 September. Kemudian dilanjutkan hasil verifikasi ke masing-masing parpol pada 16 Agustus hingga 9 September.  10-18 September, parpol diberikan kesempatan melakukan perbaikan. ”Pada tanggal 12-26 Oktober, KPUD mengumumkan daftar caleg sementara (DCS), dan pada tanggal 31 Oktober baru diumumkan daftar daftar caleg tetap (DCT),” pungkas Yuliwan.***


Aksi

Information

One response

30 07 2008
Singal

Semoga UU Pemilu ini ditaati semua parpol…..

|Bambang :-> Semoga….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: