Golkar Bakal Tuntut Yusman

10 10 2008
Yusman Kasim dan pasangannya

Yusman Kasim dan pasangannya

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Padang bakal menuntut Drs. H. Yusman Kasim, MM secara perdata ke Pengadilan Negeri kelas 1A Padang atas tindakan wan prestasi (inggkar janji) atas kesepakatan yang telah dilakukan kedua pihak pada proses pencalonan untuk maju di pemilihan walikota dan wakil walikoy\ta Padang.

Tindakan wan prestasi itu dilakukan Yusman Kasim berupa penolakan berpasangan dengan Z. Panji Alam untuk maju di Pilkada, padahal sebelumnya ia telah menandatangani perjanjian bermaterai untuk mematuhi keputusan dan ketetapan Partai Golkar yang akan mengusungnya ke kursi walikota.

“Dalam kesepakatannya, Yusman Kasim akan menerima segala keputusan Golkar terkait pasangan calon wakil walikota usai dirinya terpilih untuk diusung Golkar menjadi walikota di Pilkada. Dari hasil keputusan Golkar, maka Panji Alam diputuskan menjadi wakil walikota,” papar Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang Z. Panji Alam, Minggu (28/9) di Padang.

Namun, kata Panji Alam, hingga tanggal 6 September 2008, Yusman Kasim belum juga memutuskan menerima atau menolak berpasangan dengan Panji Alam. Tapi tanggal 7 September, ternyata Yusman Kasim bersedia dicalonkan oleh gabungan Partai Persatuan Pembangunandan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan berpasangan dengan Yul Akhyari Sastra.

“Dengan menerima pencalonan dari PPP dan PDIP, artinya Yusman Kasim menolak berpasangan dengan Panji Alam. Keputusan itu diambilnya tanpa pamit kepada Partai Golkar,” papar Panji.

Untuk itu, sesuai dengan amanat Kitab Undang-undang Hukum Perdata, bahwa Yusman kasim telah merugikan Golkar secara materil dan inmateril, maka DPD Golkar Kota Padang meminta persetujuan kepada DPD Golkar Sumbar untuk melakukan penuntutan secara perdata melalui PN kelas 1A Padang.

“Kita sudah punya kesepakatan yang ditandatangani diatas matera Rp6000, tapi ternyata diingkari. Dari itu yang dicederai bukan hanya Golkar Padang, Golkar secara keseluruhan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat DPD Provinsi segera mengeluarkan persetujuannya,” ulas Panji.

Tentang kemungkinan untuk menuntut Yusman secara pidana, Panji menyatakan masih akan memikirkannya. Sebab menurut dia, dirinya sudah menjadi korban dari berbagai tindakan yaitu, pelecehan, pencemaran nama baik hingga perbuatan tidak menyenangkan. “Tapi tunggu dululah, saya masih fikirkan dulu,” pungkas Panji Alam.***


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: