PAW Pembuktian Suara Terbanyak PAN

21 11 2008

Pelantikan PAW PAN

Pelantikan PAW PAN

PERGANTIAN antar waktu (PAW) yang dilakukan Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap dua orang anggotanya di DPRD Kota Padang, Syafrizal Gazali yang digantikan Raizul Mailis Dt. Rajo Nando dan Kasman Syofyan digantikan Hendra Dupa sebagai pembuktian sistem suara terbanyak.

“Kita komit melaksanakan aturan yang telah kita buat menggunakan suara terbanyak, meskipun waktunya hanya tinggal delapan bulan lagi,” ujar Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Padang Irdamsyah Nazar, Jumat (21/11).

Disebutkannya, memang proses PAW dua anggota F-PAN itu agak terlambat, sebab waktu yang tersisa kurang dari setahun, namun meskipun begitu PAN tetap melaksanakannya.

Pada pemilu legislatif 2004 lalu, PAN memperoleh 9 kursi di DPRD Kota Padang dari lima daerah pemilihan (Dapil). Kesemua anggota dewan yang duduk itu ada di nomor urut 1 dan 2. Untuk Dapil Padang I, PAN merebut satu kursi yang dihuni caleg No. 1 H. Erfan dengan 1910 suara, terbanyak dari semua caleg PAN.

Di Dapil Padang II, PAN memperoleh dua kursi, caleg terpilihnya adalah H. Masdi Ardi meraih suara terbanyak 2677 suara. Sedangkan caleg kedua yang duduk di DPRD adalah Kasman Syofyan, caelg nomor urut 2 dengan 1399 suara. Jumla perolehan suaranya itu kalah dibanding Irman, S.Ag, M.Pd 1872. Namun Irman lebih memilih menjadi PNS ketimbang anggota dewan. Maka kesempatan untuk menjadi anggota dewan jatuh ke Hendra Dupa yang memperoleh suara 1637 suara.

Di Dapil Padang III, PAN juga memperoleh dua kursi. Caleg yang duduk berada di urutan 1 dfan 2 yang memang memperoleh suara terbanyak, Usmardi Thareb 2534 suara dan Dra. Nurmaini Jamar dengan 1291 suara.

Kembali menjadi masalah di Dapil Padang IV. di Dapil ini PAN juga memperoleh dua kursi. Caleg urutan satu Irdamsyah Nazar memperoleh 2273 suara kedua terbanyak. Sedangkan Syafrizal Gazali yang di nomor urut 2 memperoleh suara ketiga terbanyak 1157. Sementara peraih suara terbanyak Raizul Mailis Dt. Rajo Nando dengan 3220 suara malah tidak duduk, sebab berada di nomor urut 3.

Sama seperti Dapil Padang III, di Dapil Padang V, juga tidak terjadi permasalahan. Dua kursi yang diraih diisi dua caleg bernomor urut 1 dan 2 yang juga meraih suara terbanyak, Heri Ramadhan dengan 2461 suara dan Daharuddin dengan 1621 suara.

Jadi, kata Hendra Dupa, dengan pelaksanaan PAW itu, artinya hutang PAN terhadap suara terbanyak itu menjadi lunas. Sedangkan untuk Pemilu legislatif 2009 pelaksanaan suara terbanyak itu akan dipakai sejak awal.

“Kita sebagai caleg sudah membekali diri dengan surat pengunduran diri jika tidak memperoleh suara terbanyak meskipun berada di nomor urut kecil,” ujar Hendra Dupa yang caleg nomor urut 2 di Dapil Padang II itu.***


Aksi

Information

One response

13 01 2009
rieta

makin mantap di politik ya bang… salut deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: